Selasa, 12 Maret 2013

peta pulau terluar Indonesia


PETA INDONESIA
Indonesia adalah negara kepulauan terbesar dunia yang mempunyai 17.508 pulau. Indonesia terbentang antara 6 derajat garis lintang utara sampai 11 derajat garis lintang selatan, dan dari 97 derajat sampai 141 derajat garis bujur timur serta terletak antara dua benua yaitu benua Asia dan Australia/Oceania. Posisi strategis ini mempunyai pengaruh yang sangat besar terhadap kebudayaan, sosial, politik, dan ekonomi.

Wilayah Indonesia terbentang sepanjang 3.977 mil antara Samudra Hindia dan Samudra Pasifik. Apabila perairan antara pulau-pulau itu digabungkan, maka luas Indonesia menjadi 1.9 juta mil persegi.
Lima pulau besar di Indonesia adalah : Sumatera dengan luas 473.606 km persegi, Jawa dengan luas 132.107 km persegi, Kalimantan (pulau terbesar ketiga di dunia) dengan luas 539.460 km persegi, Sulawesi dengan luas 189.216 km persegi, dan Papua dengan luas 421.981 km persegi.

PERBATASAN PULAU MALUKU DENGAN NEGARA LAIN



Maluku atau yang dikenal secara internasional sebagai Moluccas adalah salah satu provinsi tertua di Indonesia. Ibukotanya adalah Ambon. Pada tahun 1999, sebagian wilayah Provinsi Maluku dimekarkan menjadi Provinsi Maluku Utara, dengan ibukota di Sofifi. Provinsi Maluku terdiri atas gugusan kepulauan yang dikenal dengan Kepulauan Maluku.
Profil Provinsi Maluku:
  • Nama Provinsi                       : Maluku
  • Asal kata “Maluku”             : “Al-mulk” (Tanah Para Raja)
  • Tanggal Berdiri                     : 1 Juli 1958
  • Dasar Pendirian                    : UU No. 20 Tahun 1958
  • Ibu Kota                                : Ambon
  • Luas Wilayah                       : Kurang lebih 705.645 km2
  • Posisi/Letak Geografis        :  2 030 ' - 90  Lintang Selatan dan 1240-136Bujur Timur
  • Jumlah Kabupaten/Kota      : 12 Kabupaten/2Kota
  • Jumlah Kecamatan              : 86 Kecamatan
  • Jumlah Desa                          : 999 Desa
  • Nama Gunung                       : 
- Gunung Api Banda 667 m di P. Banda
- Gunung Binaya 3055 m di P. Seram
- Gunung Kepala Madan 2.429 m di P.Buru
- Gunung Salahutu 1036 m di P. Ambon
  • Suku Bangsa                          : Didominasi oleh ras suku bangsa Melanesia Pasifik
  • Bahasa                                    : Melayu Ambon , Tulehu, Kai, Banda,Seith, Yamdena  , Kisar, Dammar, Paulohy, Dawera-Daweloor, (lebih dari 130 bahasa)
  • Agama                                    : Islam (50,6%), Protestan (41%), Katolik (9%) Lainnya (1%)
  • Gubernur                               : Brigjen TNI (Purn) Karel Albert Ralahalu
  • Tarian                                    : Tari Lenso, Tari Cakalele
  • Alat musik tradisional           : Tifa
  • Situs web                                : www.malukuprov.go.id


Letak Geografis Provinsi Maluku
Menurut letak astronomis, maka wilayah Provinsi Maluku terletak antara:
030 '   -    90  Lintang Selatan / Southern Latitude
124 0      -    1360 Bujur Timur / Eastern Longitude
Batas Wilayah Provinsi Maluku
1.   Sebelah Utara Berbatasan dengan Laut Seram
2.   Sebelah Selatan Berbatasan dengan Lautan Indonesia dan Laut Arafuru
3.   Sebelah Timur Berbatasan dengan Pulau Irian
4.   Sebelah Barat Berbatasan dengan Pulau Sulawesi

1.    Iklim
Iklim dan Klasifikasi
Daerah Maluku mengenal 2 musim yakni : musim barat atau utara dan tenggara atau timur yang di selingi oleh dua macam pancaroba yang merupakan transisi kedua musim tersebut.
Musim barat di Maluku berlangsung dari bulan Desember sampai bulan Maret, sedangkan bulan April adalah masa transisi ke musim tenggara. Musim tenggara berlaku rata-rata 6 bulan berawal dari bulan Mei dan berakhir pada bulan Oktober. Masa transisi ke musim barat adalah pada bulan November.
Keadaan musim tidak homogen dalam arti setiap musim berlaku di daerah ini memberikan pengaruh yang berbeda-beda pada daratan maupun lautannya.
Temperatur rata-rata 26,2 C (di Maluku Tenggara terutama pada musim hujan).

Klasifikasi
  • Berdasarkan klasifikasi Koppen, iklim di Maluku tergolong type Alpa, dan hanya sebagian kecil yang tergolong type Ae, seperti daerah-daerah Obi, Tual dan Dobo.
  • Berdasarkan klasifikasi Schmid Fergusen, iklim di Maluku tergolong type A dan B dan hanya sebagian kecil saja tergolong type C seperti Daerah Tual ( Maluku Tenggara ).
Keadaan curah hujan di Maluku dapat dibagi 4 katagori :
  • Curah Hujan di Maluku 1.000 mm/thn. Terjadi di pulau Wetar dan sekitarnya.
  • Curah hujan antara 1.000 - 2.000 mm / thn, terjadi di pulau babar, Tanibar, Aru dan sebagian pulau Buru, kepulauan Sula, Bacan dan sekitar Tobelo.
  • Curah hujan antara 2.000 - 3.000 mm / thn. Terjadi di pulau Seram, Gorom, Obi, Morotai dan Kei Kecil.
  • Curah hujan lebih dari 3.000 mm / thn terdapat dipulau Lease, pulau Kei kecil, P.Ambon dan Kao.
- Curah hujan tertinggi terdapat di gunung Darlisa (di pulau Seram bagian barat ) sebesar 3.384 mm / tahun.
- Curah hujan terendah terdapat di Tiwakr (pulau Wetar) sebesar 991 mm / tahun.
SEJARAH MALUKU
Maluku memiliki sejarah yang panjang mengingat daerah ini telah dikuasai bangsa asing selama kurang lebih 2300 tahun lamanya dengan didominasi secara berturut-turut oleh bangsa Arab, Portugis, Spanyol dan Belanda serta menjadi daerah pertempuran sengit antara Jepang dan Sekutu pada era Perang Dunia ke II.



 ARTI LAMBANG SIWALIMA

“SIWALIMA” merupakan motto lambang Provinsi Maluku yang artinya milik bersama atas dasar Siwalima, memupuk persatuan dan kesatuan untuk mencapai kesejateraan bersama. Logo siwalima yang berlatar belakang perisai/salawaku didalamnya terdapat lukisan daun sagu dan daun kelapa, mutiara, cengkeh, dan pala, tombak, gunung, laut dan perahu.

  •           Daun Sagu, menggambarkan bahwa makanan pokok di daerah Maluku adalah sagu yang melambangkan kehidupan.
  •           Daun Kelapa, menggambarkan hasil bumi berupa kelapa, yang banyak terdapat di Maluku.
  •           Mutiara, merupakan hasil laut yang khas dari daerah Maluku.
  •           Tombak, menggambarkan sikap ksatria dan gagah berani.
  •           Gunung, melambangkan kekayaan hasil hutan yang melimpah.
  •           Laut dan perahu, melambangkan persatuan dan kesatuan yang abadi.
Jumlah pucuk daun kelapa sebanyak 17, melambangkan tanggal 17, sedangkan jumlah butir mutiara sebanyak 8, melambangkan bulan 8 (agustus), dan pucuk daun sagu sebanyak 45, melambangkan tahun 45 (1945). Kesemuanya itu melambangkan hari yang sangat bersejarah, yaitu Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 1945.

8 PULAU TERLUAR YANG ADA DI PROVINSI MALUKU


No.
Nama pulau
Koordinat titik terluar
Perairan
Wilayah administrasi
Negara terdekat
1.
Ararkula
 5°35′42″S 134°49′5″E
Laut Aru
Kabupaten Maluku TenggaraMaluku
Australia
2.
Asutubun
 8°3′7″S 131°18′2″E
Laut Timor
Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Maluku
Timor Leste
3.
Batarkusu
8°20′30″S 130°49′16″E
Laut Timor
Kabupaten Maluku Tenggara Barat, Maluku
Timor Leste
4.
Batu Goyang
 7°57′1″S 134°11′38″E
Laut Aru
Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku
Australia
5.
Enu
 7°6′14″S 134°31′19″E
Laut Arafuru
Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku
Australia
6.
Jiew
 0°43′39″N 129°8′30″E
Laut Halmahera
Halmahera, Maluku Utara
Palau
7.
Karang
 7°1′8″S 134°41′26″E
Laut Aru
Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku
Australia
8.
Karaweira
 6°0′9″S 134°54′26″E
Laut Aru
Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku
Australia


Pulau Karaweira
Koordinat :  6°0′9″LS,134°54′26″BT
Karaweira

Peta lokasi pulau Karaweira


Koordinat
6°0′9″LS,134°54′26″BT
Negara
Indonesia
Gugus kepulauan
-
Provinsi
Maluku
Kabupaten
Kabupaten Kepulauan Aru
Garis pantai
7.926 km
Luas
0.6772 km2
Populasi
-
Kota terbesar
-



Pulau Karaweira adalah pulau terluar Indonesia yang terletak di Laut Aru dan berbatasan dengan negara Australia.Pulau Karaweira (berdasarkan Perpres No. 78 Tahun 2005), sebenarnya secara fisik merupakan hamparan pecahan karang mati yang tenggelam saat pasang. Pulau ini tidak berpenghuni dan oleh masyarakat setempat pulau ini disebut juga Pulau Kararai. Karaweira merupakan kelompok gugus pulau kecil yang terbagi atas dua bagian yakni Karaweira Besar (1 buah pulau yang bernama Karaweira Besar dengan luas 1, 781 km2) dan Karaweira Kecil (terdiri dari 6 buah pulau dan hanya 1 pulau yang diberi nama, yaitu Pulau Doriau dengan luas 0,3755 km2).
Secara administrasi, Pulau Karaweira termasuk dalam wilayah Desa Mariri, Kecamatan Aru Tengah, Kabupaten Kepulauan Aru, Provinsi Maluku. Luas Pulau secara keseluruhan mencapai 0,6772 km2 dengan keliling pulau sepanjang 7,926 km. Secara geografis, letak Pulau Karang berada pada titik koordinat 060 00’ 09” LS ; 134o 54’ 26” BT. Di pulau ini terdapat Titik Dasar No. TD 098 dan Titik Referensi No. TR 098.
Akses Transportasi
Untuk menuju Pulau Karaweira, tidak ada transportasi umum atau reguler yang menghubungkan Desa Mariri dengan Dobo (Ibukota Kabupaten Kepulaua Aru) maupun dengan Benjina (Ibukota Kecamatan Aru Tengah). Sehingga untuk mencapai pulau ini harus menyewa speedboat dari Dobo melewati selat antara Pulau Wokam dan Pulau Kobror dengan waktu tempuh antara 5-6 jam. Perjalanan dari Dobo ke Benjina dengan menggunakan speedboat membutuhkan waktu antara 45 menit hingga 1 jam. Waktu tempuh yang dibutuhkan untuk mencapai Desa Mariri dari Dobo antara 5,5 – 6 jam. Untuk mencapai Pulau Karaweira dari desa mariri menggunakan speedboat ditempuh dalam waktu antara 30-45 menit.

SUMBER :

1 komentar:

minta minta tolong kasih informasi ttg pulau gorong/gorom Seram bagian timur, bisa berupa peta, rute perjalanan dr sby-ambon-gorom, dll,thanks

Poskan Komentar

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More